IN HOUSE TRAINING "PENULISAN JURNAL ILMIAH DAN PEMBUATAN MODUL"

Dalam rangka meningkatkan kualitas guru dan untuk meningkatkan mutu pendidikan di tingkat sekolah menengah adalah kebijakan yang sangat strategis, mengingat jenjang pendidikan menengah merupakan dasar bagi anak-anak untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi. Dengan demikian, meningkatkan mutu pendidikan pada jenjang menengah akan memberikan sumbangan yang sangat berarti bagi peningkatan mutu pendidikan pada jenjang yang lebih tinggi, yaitu melalui peningkatan mutu masukkannya.

Para pendidik harus terus didorong untuk memahami proses-proses pendidikan dan harus membuat keputusan-keputusan profesionalnya berdasarkan hasil yang didapat dari penelitian pendidikan. Salah satu cara yang dianggap efektif dipakai dalam pelaksanaan pembinaan adalah dengan melaksanakannya di tempat guru mengajar (In House Training), sehingga semua warga sekolah, murid dan guru secara bersama-sama mendapatkan pembinaan. Dengan metode In House Training memungkinkan perubahan pada level sekolah secara signifikan. Dalam menerapkan model pembinaan, In House Training dipandang sebagai metode yang tepat dalam pembinaan guru-guru. Pengertian in-house training yang dimaksud adalah “pelatihan” yang pelaksanaannya bertempat di sekolah masing-masing, tempat di mana guru-guru melaksanakan pengajaran.

Definisi In House Training yaitu suatu usaha untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan guru dalam bidang tertentu sesuai dengan tugasnya agar dapat meningkatkan efisiensi dan produktivitasnya. Dalam penerapan metode pembinaan, pembina atau narasumber melakukan kunjungan ke masing-masing sekolah untuk melakukan pembinaan. Dengan kegiatan seperti ini diharapkan masalah berupa hambatan atau kendala terkait pelaksanaan penelitian dapat diatasi secara langsung.

 

Oleh : 1